Aku Menikmatinya…..
Ada satu hal yang ingin saya ungkapkan, bergagi dengan kita semua, mungkin ada sebagian dari kita menganggapnya biasa saja (g penting) tapi bagi saya pribadi ini penting, jelas karna saya tahu dimana letak pentingnya. PERSAHABATAN…., saya yakin semua kita pernah punya sahabat (Tarzan aja punya masa kita g sih….!!!) tapi saya tidak yakin semua kita merasakan bagaimana indahnya persahabatan…..,
Ada pendapat mengatakan; persahabatan itu ibarat dua tangan, jika yang satu kotor yang lain membersihkan (siapa donk jadi tangan yang kotor). ada juga yang mengatakan; persahabatan itu ibarat mata dengan tangan, jika tangan luka mata akan menangis dan jika mata menangis tangan yang membersihkan air mata (ini siapa lagi yang jadi tangan nya, saya g mau ah… lukakan sakit)….
Tapi bagi saya, apapun posisi kita sahabat tetap sahabat mungkin tak tergantikan. Beberapa minggu yang lalu, saya memiliki pengalaman yang cukup berkesanlah, setelah sekian lama saya merantau menimba ilmu di negeri orang. saya pulang (pulkam) ya paling tidak boleh dikatakan liburanlah, walaupun sebenarnya bukan demikian. karna dikatakan liburan, ya paling tidak yang tergambar dalam benak kita adalah senang-senang dan sebangsanya paling tidak ngumpul dengan keluargalah, nah dari sinilah cerita mulai berawal, ketemu dengan sahabat saya waktu SMU dulu, kami banyak berbagi cerita, seperti layaknya sebuah pena yang berlari melayang diatas kertas yang putih, tak mengenal lembar demi lembar terlewati tiada terasa siang dan malam bukanlah penghalang. Dan akhirnya sampai suatu ketika saya sangat kaget sekali ketika dia berkata “kamu g berubah ya, sama aja seperti dulu.” (jangan salah tafsir dulu) maksudnya g berubah itu, ya mungkin hanya kami yang bisa menafsirkannya, g berubah seperti apa.
nyambung lagi ah…..
ada sebagian kita yang beranggapan, klau g berubah berarti g maju dong…. (statis). tapi klau saya melihat ini ya ter gantung lihat situasilah….. ada kalanya kita harus berubah, ada kalanya kita tidak harus berubah (maksudnya….???), ntar dijelasi lagi ya!!! tapi ada satu hal lagi, yang sering kita lupakan: apakah benar kita bisa berubah??? dan menurut saya ini malahan lebih penting sebelum kita mengetahui kapan kita harus berubah, sia-sia saja kan kita tau kapan kita harus berubah dan kapan kita tidak mesti berubah sementara kita g bisa berubah….; inilah yang sering menjadi bahan tertawaan kita sendiri.
Untuk sekarang, mungkin kita semua bisa tersenyum, tapi coba anda berhenti sejenak, berfikir….selagi kita masih diberi kesempatan untuk berfikir….
tertuduh berkata,
Maret 18, 2009 pada 1:13 pm
katrok..berenang be dak pacak